Rabu, 17 Juli 2013

Sekelumit Cerita Perjalanan Ke Bali

Ini hanyalah sekelumit cerita perjalanan kami, tentang mimpi kami yang jadi nyata. Kami hanyalah orang-orang biasa yang percaya akan keajaiban, orang-orang yang berlari mengejar mimpi sampai tak mengerti apa artinya kemustahilan, sampai kebal dengan apa yang disebut kegagalan.

Semuanya berawal dari saat PLP bulan April kemarin. Saat di DISPARDA Bali, dibahas tentang diadakannya Pesta Kesenian Bali. Melihat adanya peluang, kami pun mencoba untuk mengikuti event tersebut, namun sayangnya katanya pendaftaran sudah ditutup. Tapi jalan pun kembali terbuka dengan diberikannya nomor seorang Bapak yang bertugas menyusun jadwal di Pesta Kesenian Bali.

Setelah dihubungi, Bapak tersebut tidak dapat memastikan apakah kami dapat berpartisipasi di dalamnya karena jadwal sudah masuk ke percetakan. Namun setelah mendengar bahwa kami akan menampilkan angklung, beliau berjanji akan mengusahakannya.

Setelah terombang-ambing dalam ketidakpastian, sekitar bulan Mei akhir, kami dihubungi bahwa kami dapat tampil di Pesta Kesenian Bali. Ini hanyalah awal dari mimpi kami, perjuangan kami. Awal dari masalah-masalah kami tentang keberangkatan tim kami ke Bali.

Kami pun bekerja tanpa kenal waktu, dari mulai menyusun proposal, menyebarkan proposal, membuat desain, dan mengusahakan apapun yang kami bisa untuk mendapatkan dana.

Waktu pun makin sempit.. Kegagalan demi kegagalan kami alami. Putus asa? Mungkin pernah terjadi. Bagaimana mungkin mengumpulkan dana yang cukup besar dalam waktu sebulan. Pikiran kami pun bercabang, apalagi dengan kewajiban kami sebagai mahasiswa yang harus dipenuhi juga. Kuliah, latihan, dan masih harus bekerja mencari dana juga.

..dan kadang kami berpikir bahwa semua ini mustahil terjadi. Tapi ketika kemustahilan semakin nyata, semakin cepat kami berlari. We go through the limit.

Bukan jarang beberapa dari kami menginap di GS untuk merampungkan segala pekerjaan. Menderita? Tidak. Di saat kau bekerja keras bersama dengan saudaramu, di saat menangis bersama pun akan menjadi momen yang berharga. Dan kami mengalaminya.

Satu demi satu pihak pun bermunculan, mengajarkan kami untuk mempercayai keajaiban. Memberikan semangat pada kami untuk terus maju. Kami terus percaya karena orang-orang di sekitar kami pun percaya bahwa kami bisa melaluinya.

Kami hanya berharap yang terbaik. Mengusahakan yang terbaik. Dan mendapatkan hasil yang terbaik.

Saat hari H menghampiri, keajaiban makin nyata di mata kami. Berbagai bantuan baik moril maupun materiil mengalir dari berbagai arah. Kami hanya dapat berterimakasih dan berjanji akan mengusahakan yang terbaik bagi semuanya.

Satu demi satu kebutuhan kami terpenuhi, dari mulai transportasi, penginapan, dan kebutuhan lainnya.

Dan akhirnya, pada tanggal 7 Juli 2013, tim kami pun berangkat. Dengan diiringi doa restu dari pihak STBA YAPARI-ABA Bandung, kami menuju ke Pulau Bali.

Penampilan demi penampilan kami lalui, belasan lagu kami mainkan. Tepuk tangan bergemuruh dari penonton, namun itu bukan berarti kami harus sombong dengan semuanya.

Peluh dan tangis berganti dengan senyuman. Kebahagiaan kami adalah karena kami dapat melalui semuanya bersama, membawa nama baik tim, lembaga, kota, provinsi, dan juga Indonesia.

Kami hanya dapat berterimakasih pada semua pihak yang telah mendukung kami dan membantu kami dalam mewujudkan mimpi kami. Support kalian semua sangat berarti.

We did it, guys.. Kita berhasil mengalahkan segala ketakutan. Ini hanyalah sebuah mimpi yang telah kita capai, masih banyak mimpi lain yang kita punya. Jangan berhenti berlari dan jangan takut terjatuh. Semua perjuangan kita terukir rapi di dalam hati dan ingatan kita.

Dan kita bangga memiliki satu sama lain. Kita, keluarga. Terimakasih untuk pengorbanannya, perjuangannya, keringat, air mata, darah, dan segala yang kalian berikan. Dan semuanya tak ada yang sia-sia.

Semangat untuk mimpi selanjutnya !^^

There can be miracles, when you believe
Though hope is frail, it's hard to kill 
Who knows what miracles you can achieve
When you believe, somehow you will 
You will when you believe ..

Bandung, 17 Juli 2013

-KPAP Gentra Seba_


Selasa, 07 Mei 2013

Dear My Family

Jadi sebenernya ini lagu Korea dan nggak semua dari kita suka lagu Korea. Tapi mengingat artinya yang bagus, dan jujurnya, admin langsung inget sama GS pas ngedengerin lagu ini, jadi check this out ! Lagu ini dijadiin OST I AM, film dokumenternya SM Entertainment gitu. Disini admin cuma bakal ngeposting translate bahasa Inggrisnya yaaa, hehe.

SMTOWN - Dear My Family


When I can’t find a place to stand
When I’m lost in a storm
The people that have given me
unchanging love and courage
I send my gratitude to them
Sometimes there were times when I felt that I was alone
Looking at me crying so much in those past days
How heartbreaking must it’ve been for you?
How hard must it’ve been for you?
Only now do I think I can understand
Till the end of my life
Till the end of this world
We will be together forever
Like little hearts gather
to become a great strength
I’m believing we’re one
Together we create happiness
Till the day when we become
the light in the parched world
I love you
Are you dreaming the same dream as mine?
Are you really looking at the same place I am?
That thing only can heal every pain in this world
As long as we can cherish each other
Till the end of my life
Till the end of this world
We will be together forever
Like little hearts gather to become a great strength
I’m believing we’re one
Together we create happiness
Till the day when we become
the light in the parched world
I love you
When we see people who’ve lost hope
We should become the great
strength for them to stand up again
Because they might need the hand of a family like me
Like little hearts gather to become a great strength
I’m believing we’re one
Together we create happiness
Till the day when we become
the light in the parched world I love you


[courtesy of : 
http://www.kpoplyrics.net/smtown-dear-my-family-lyrics-english-romanized.html]

Perjalanan kita di GS nggak pernah mulus, selalu aja ada rintangannya. Mau itu dari luar atau dari dalam, kadang itu selalu mengguncangkan kita yang berdiri tegak. Dari mulai air mata sampai perjuangan yang berdarah-darah di setiap angkatannya pasti terasa. Harus kita akui, memang jadi anak GS itu nggak gampang. Namun dengan kita yang selalu menguatkan satu sama lain, dengan kita yang selalu berpegang tangan untuk berjuang bersama, kita pasti bisa. Mari lebih berjuang untuk membuat Gentra Seba yang berdiri kokoh dan bisa dibanggakan walaupun diterjang badai sekalipun.

Memang, kita tak akan selamanya bersama. Kita punya jalan hidup yang berbeda setelah lulus nanti, itu pasti. Namun, selamanya, pastikan nama Gentra Seba terukir indah di dalam hati dan memori kalian, karena disitulah salah satu keluarga kalian berada :)

Untuk semangat yang tak pernah padam, untuk sang pejuang yang tak pernah kenal putus asa,

Gentra Seba


07052013

Kamis, 21 Maret 2013

Sonata Dua Piano

Sebenernya saya terinspirasi dari salah satu cerita yang pernah saya baca, dan cerita itu bagus banget dan lumayan panjang.

Ceritanya mengenai seorang pria yang sangat mahir bermain piano. Pria ini terkenal dengan sifatnya yang dingin, dan di akademi tempat ia belajar, sebelum lulus semua murid yang sudah senior harus membimbing seorang murid junior sebagai tugas akhirnya. Hal yang sama berlaku pada si pria ini.

Pembimbing sang pria menyuruh sang pria untuk membimbing seorang junior wanita. Nah, junior ini sama sekali tidak bisa memainkan musik klasik dengan piano. Sebagai senior yang merasa dirinya perfect, sang pria pun menganggap remeh sang wanita.

Keesokan harinya, ia dan sang wanita bertemu di ruang piano. Sudah ada dua grand piano disana, dan sang pria melemparkan sebuah buku kepada wanita tersebut. Judulnya "Mozart's Sonata for Two Pianos". Komposisi ini dibuat oleh Mozart dan dimainkan bersama muridnya, Josephine von Aurnhammer. Terdiri dari tiga gerakan : Allegro con spirito, Andante, dan Molto Allegro (jujur saya juga nggak ngerti istilah begini -.-) . Setelah itu ia meninggalkan sang wanita yang masih duduk terdiam dengan muka shock. Ia pergi ke ruangan gurunya.

Sesampainya di sana, gurunya melihatnya sambil tersenyum. Gurunya berkata "Sonata for Two Pianos adalah satu-satunya partitur untuk duet piano yang dibuat Mozart sepanjang hidupnya..". Jemarinya dengan lincah memainkan tuts piano.

Sang pria berkata "Namun aku merasa bahwa ini semua mustahil.."
Gurunya menjawab "Aku tahu sejauh mana kemampuanmu. Sekarang, bagaimana kalau kita memainkannya?"

Sang pria terpaksa memainkannya. Jemari mereka pun menari di atas tuts piano. Mengalunlah musik yang ceria bagaikan di musim panas. Lalu turun dengan lembut bagai hembusan angin di musim semi. Lalu gerakan Andante, lalu Molto Allegro, dimana sinkronisasi antara dua piano sangat dibutuhkan dengan tingkat kejelian yang tinggi.

Gurunya bertepuk tangan lalu berkata "Kamu tahu? Komposisi ini tidak dibuat Mozart untuk muridnya yang berbakat.."
Sang pria pun terdiam mendengar ucapan gurunya tersebut.
"Komposisi ini lebih kepada tujuan untuk menikmati musik sepenuh hati, dengan memainkannya bersama murid kesayangannya," beliau menambahkan.

Singkat cerita, walaupun kesal, sang pria terus melatih sang wanita yang kemampuannya sangat payah. Ia terus menerus bersikap dingin dan mungkin terlihat menyebalkan, namun anehnya, sang wanita tetap saja bersemangat dalam belajar, walau harus kurang istirahat karenanya.

Dan pada akhirnya, saat ujian tiba, mereka pun memainkannya. Diawali dengan Allegro con spirito, lalu Andante yang seakan menjerat pendengarnya sampai detik terakhir, lalu sampailah ke bagian terakhir, Molto Allegro.

Dan pada hari itu, sang pria mendapatkan tepuk tangan yang paling bergemuruh selama hidupnya..

Ketika di belakang panggung, sang guru menemuinya sambil tersenyum bangga.
"Aku tahu kau bisa melakukannya. Aku tahu bahwa dengan partitur tersulit pun kau akan bisa memainkannya secara sempurna," ucapnya.
Sang pria memandang gurunya, bingung.
"Namun bukan itu yang aku inginkan. Aku hanya ingin kau melihat sisi lain dari kehidupan ini, merendahkan egomu dan skillmu untuk mengimbangi ia yang skillnya lebih rendah darimu. Aku hanya ingin agar kau mampu menciptakan harmonisasi dengan orang lain, sekalipun kemampuannya jauh berada di bawahmu," lanjutnya sambil tersenyum.

Ia tertegun, dan ia pun sadar bahwa sonata dua piano yang ia mainkan bersama sang wanita berarti lebih dari itu. Sebuah lagu yang iramanya saling melengkapi dan tak dapat dimainkan sendiri. Perlahan ia mulai menghapus keangkuhannya dan mulai berubah menjadi orang yang lebih baik.
***

Sama seperti kita bermain angklung, nada-nada yang menari di udara saling melengkapi satu sama lain. Sama seperti babeh Eddy dan arranger lain yang selalu mengaransemen lagu untuk kita. Aransemen itu dibuat bukan karena kita berbakat, namun karena mereka ingin agar kita memainkannya dengan sepenuh hati, menciptakan harmonisasi yang menjerat hati setiap orang yang membuat mereka candu akan musik. Seperti kita yang mungkin candu akan angklung, angklung addicted.

Dan lagi, musik sejati bukanlah musik dengan partitur tersulit atau musik yang dimainkan dengan elegansi dan kemewahan. Musik sejati adalah musik yang dimainkan dengan hati :)

Thanks to : penulis cerita yang menginspirasi saya yang saya tidak bisa menyebutkan siapa karena satu dan lain hal..
Dan untuk kalian, siapapun yang membaca ini.. Keep on spirit :)

Untuk kalian anak GS : Tetap saling menguatkan. Tetap saling melengkapi. Kita selamanya keluarga besar Gentra Seba kan? :)

22032013.

Jumat, 15 Maret 2013

Dreaming

Semua orang punya mimpi. Memang, menghantarkan mimpi ke dunia nyata bukanlah jalan yang mudah. Ibarat menggapai sesuatu yang melayang, kau harus berusaha untuk membuatnya dalam jangkauan dengan berbagai cara. Entah melompat atau memanjat, namun dengan terus mencoba, suatu saat apa yang ingin kau raih akan berada di dalam genggaman.

Andaikan saja kita adalah sayap yang saling melengkapi, akan timpang tanpa satu sama lain. Mungkin kita bisa saling berbagi tawa atau menghapus air mata di kala perjalanan meraih mimpi kita.. Yang tentunya masih sangat panjang..

Beberapa ratus matahari terbit lagi, dan jangan pernah menghitung satu atau dua. Jalani setiap langkah dengan langkah terbaik yang pernah ada. Jangan pernah berpikir apa yang harus kau lakukan, tapi lakukanlah semua yang terbaik yang kau bisa.

Mungkin kita takkan bisa berlari secepat seorang atlet, namun merangkaklah bersama, itu juga cukup. Asal konsisten dan terus bergerak maju, semuanya akan menuju arah yang lebih baik - dan itu berarti bahwa mimpi kita semakin dekat.. Semakin terjangkau oleh tangan kita yang kecil di mata takdir.

"Limitation is just in our mind, but in our imagination, it becomes limitless" - quote.

Jangan takut bermimpi. Jangan berhenti bermimpi. Jangan menyerah untuk mencapai mimpi. Mari saling menyemangati, mari saling berpegang teguh untuk menggapai mimpi kita.

Be the last man standing !

Senin, 04 Maret 2013

Yang Dibutuhkan Ketika Menekuni Sesuatu Adalah..

Keyakinan. Kerja keras. Ketekunan. Keberanian untuk terus maju. Pantang menyerah. Rasa mampu untuk bangkit seakan tak pernah jatuh. Keinginan untuk terus berlari menggapai impian seakan tak pernah lelah. Senyuman yang menyiratkan harapan dan kekuatan. Kekuatan akan mimpi untuk menjadi nyata. Percaya akan masa depan yang lebih baik.

Karena bukan kamu saja yang punya mimpi. Bukan kamu atau aku. Tapi kita. Bukan hanya satu atau dua tangan, namun semua tangan yang ada, menggapai mimpi dengan keringat, darah, dan air mata.

Namun pada akhirnya, kita tahu kita semua akan berpelukan dengan bahagia, semoga :)

Sampai saat itu datang, tetaplah berpegangan untuk bertahan dari badai yang menerjang. Karena kita, Gentra Seba :)

-04032013-


Things seem so sudden at the start, it's a Time tripin' ride, taking destiny along
Think beyond the impossible, seize the day Climax 
Do not fear change, losing yourself is what you ought to fear
Go higher than the rest, go higher than ever, Climax Jump!

[AAA Den-O Form - Climax Jump]

Kamis, 21 Februari 2013

Sekedar Prolog

Yang namanya main angklung kadang tidak semenyenangkan yang kita kira. Harus sering latihan, menerjang hujan dan panas demi latihan, latihan berjam-jam yang kadang bikin bad mood, harus bisa membagi waktu antara latihan, main, dan belajar..

Banyak halangan yang membuat orang-orang menyerah di tengah jalan. Namun, jika kalian mengerti, mungkin itu yang namanya seleksi alam.

Tak ada yang merugi ketika kita bekerja keras dalam melakukan sesuatu. Mungkin sekarang belum terlihat hasilnya, namun kita semua tahu, jika kita melakukan hal yang baik, maka hal baik pulalah yang akan kita dapatkan di masa depan.

Sama halnya dengan berorganisasi dan bermain angklung. Namun anehnya, semua rasa capek itu terbayar ketika lagu yang selama ini dilatih bisa dimainkan dengan sempurna. Ketika penonton menunjukkan rasa kagum. Ketika mendengar gemuruh tepuk tangan dari mereka. Namun, sesempurna apapun kita bermain, kita tahu bahwa kita harus terus meningkatkan kualitas kita. Gentra Seba harus terus ada, kapanpun zamannya, bagaimanapun keadaannya, tapi yang pasti, kita harus membuat segalanya lebih baik.

Semangat kawan. Perjuangan kita masih panjang, masih banyak kerikil yang harus kita musnahkan, masih banyak hal yang harus dilakukan. Mari lakukan yang terbaik.

Apapun yang terjadi di jalan perjuangan kita nanti, mari kita hadapi bersama, seburuk apapun itu. Walau secara fisik kita tidak akan selalu berdekatan, namun kita tahu, kita saling terikat satu sama lain. Ikatan tidak terlihat yang menjadikan kita kuat secara fisik dan mental, yang bahkan menjadikan kita saudara seperjuangan yang terus berjuang, sampai ke titik darah penghabisan nanti :)

New Design :)

Alhamdulillah akhirnya beres menata ulang blog GS ini, hahaha :D (simpel gini disebut menata ulang??)

Tapi aslinya loooh, dengan kerja keras, usaha, dan doa (?) akhirnya blog GS bisa menjadi seperti yang sekarang. Doakan saja semoga ide akan terus mengalir sehingga bisa sering posting^^

Blog GS yang sekarang ada soundcloud dan twitternya (lah terus -.-) maksudnya, jadi lebih tau updatenya GS gitu yaaaa. Haha.

Sudah, sekian dulu. Saya mau tepar dulu setelah mengedit. See ya (^^)/


-szieqyu-